<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10152">
 <titleInfo>
  <title>&quot;ANALISIS DIGITAL BRANDING SURPLUS INDONESIA SEBAGAI &quot;&quot;FOOD RESCUE APPLICATION&quot;&quot; DALAM UPAYA MENCEGAH&#13;
 FOOD WASTE DI INDONESIA&quot;</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suci Rahayu Maulidyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena food waste di Indonesia menjadi persoalan yang berdampak pada lingkungan, sosial, dan ekonomi, sehingga diperlukan solusi inovatif melalui pemanfaatan teknologi digital. Surplus Indonesia sebagai aplikasi food rescue hadir dengan menjual makanan berlebih dengan harga lebih murah, namun strategi digital branding yang dijalankan perlu dikaji dalam membangun kesadaran dan persepsi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan paradigma konstruktivisme, melalui survei pra riset, wawancara semi-terstruktur dengan informan internal dan eksternal, observasi media sosial, serta analisis dokumen sekunder yang divalidasi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan strategi digital branding Surplus mencakup tujuh elemen utama menurut Rowles (2022), yang terbukti meningkatkan kesadaran masyarakat namun keterlibatan audiens masih dominan pada aspek fungsional. Melalui pra riset memperlihatkan Surplus berhasil mencapai tahap awareness dan consideration, tetapi belum optimal pada tahap preference dan advocacy. Penelitian ini memberikan pandangan baru bagi praktisi komunikasi dan pemasaran bahwa strategi digital branding pada startup sosial tidak hanya berorientasi pada promosi dan transaksi, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun public awareness tentang isu food waste. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi praktisi, pembuat kebijakan, pemangku kepentiangan, maupun komunitas untuk mengintegrasikan nilai sosial dan keberlanjutan dalam strategi komunikasi digital mereka.&#13;
&#13;
Kata KuNci: Interaksi simbolik, konten romantis, ekspektasi hubungan, fenomenologi, media sosial.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>thesis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Marketing Communication Management</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Rendro Dhani, Ph.D</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Suci Rahayu Maulidyah</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S2.MCM.057.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S202838SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S2.MCM.057.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>cover_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10152</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 10:57:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-03 11:35:54</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>